Seorang Pria Mendadak Menjadi Kaya Karena Tak Sengaja Membeli Lukisan Seharga Rp 426 Ribu Ternyata Lukasan Seni Langka Seharga Miliaran Rupiah
Boston - Seorang pria asal Boston, AS tanpa disadari telah membeli lukisan langka bernilai ratusan miliar rupiah. Awalnya ia tak tahu bahwa lukisan yang dibelinya dari acara cuci gudang di sebuah rumah tua, merupakan karya seni langka dari pelukis terkenal.
Dilaporkan The Art Newspaper, pria yang tidak ingin disebutkan namanya ini, membeli sebuah lukisan lima tahun yang lalu dengan harga 30 dolar AS atau sekitar Rp 426 ribu. Lukisan itu merupakan koleksi dari arsitek terkenal Jean-Paul Carlhian, yang tinggal di Concord, di luar Boston.
Setelah Carlhian dan istrinya meninggal dunia. Keluarga mereka menjual barang-barang di rumah Carlhian pada tahun 2016. Pada saat itulah lukisan langka itu dilabeli harga 30 dolar AS. Anak-anak Carlhian tidak percaya bahwa itu adalah lukisan asli.
Belakangan lukisan itu diketahui ternyata karya pelukis age Renaisans asal Jerman, Albrecht Dürer. Menurut Agnews Gallery, lukisan yang dibeli pria tersebut benar-benar karya asli.
Sebetulnya, pria asal Boston itu telah mencoba mencari tahu nilai sebenarnya dari lukisan itu selama bertahun-tahun. Sayangnya, usahanya tidak menemui hasil karena ditolak berkali-kali oleh sejumlah kurator museum.
Keberuntungan datang setelah Clifford Schorer, seorang kolektor karya seni dan pemegang saham Agnews Gallery mengecek langsung lukisan tersebut. Schorer kemudian membawa lukisan itu ke sejumlah ahli untuk mengkonfirmasi usia kertas, tanda tangan dan watermark.
Keaslian dari lukisan itu telah dicek oleh Christof Metzger, kepala kurator di Gallery Albertina, Wina, Austria, bersama dengan mantan kurator British Gallery, Giulia Bartrum. Keduanya merupakan kurator terkemuka yang khusus mengamati karya Albrecht Dürer.
Awalnya Schorer ditawari pria Boston itu lukisan Dürer seharga 500 dolar AS atau sekitar Rp 7,1 juta. Namun, ketika dicek dan lukisan itu benar-benar asli karya Albrecht Dürer, Schorer memperkirakan nilai sebenarnya adalah sekitar 50 juta dolar AS atau setara Rp 711 miliar.
Lukisan itu diduga dibuat tahun 1503 oleh Dürer. Itu merupakan karya seni awal sebelum, lukisan Dürer yang fenomenal berjudul "The Virgin and Youngster with a Flower on a Grassy Financial institution". Kedua lukisan itu memiliki kesamaan pada objeknya.
Apa yang terjadi pada pria yang beruntung yang membeli lukisan 30 dolar AS? Dia tampaknya orang yang sederhana dan tidak ingin publisitas, tetapi hidupnya sekarang jauh lebih baik.
Schorer sudah memberi uang muka sebesar 100.000 dolar AS (Rp 1,4 miliar) dan akan menerima jumlah yang tidak diungkapkan lebih lanjut saat penjualan lukisan di Agnews Gallery telah selesai.
Itu adalah momen yang luar biasa ketika saya melihat (lukisan) Dürer.
Dilaporkan The Art Newspaper, pria yang tidak ingin disebutkan namanya ini, membeli sebuah lukisan lima tahun yang lalu dengan harga 30 dolar AS atau sekitar Rp 426 ribu. Lukisan itu merupakan koleksi dari arsitek terkenal Jean-Paul Carlhian, yang tinggal di Concord, di luar Boston.
Setelah Carlhian dan istrinya meninggal dunia. Keluarga mereka menjual barang-barang di rumah Carlhian pada tahun 2016. Pada saat itulah lukisan langka itu dilabeli harga 30 dolar AS. Anak-anak Carlhian tidak percaya bahwa itu adalah lukisan asli.
Belakangan lukisan itu diketahui ternyata karya pelukis age Renaisans asal Jerman, Albrecht Dürer. Menurut Agnews Gallery, lukisan yang dibeli pria tersebut benar-benar karya asli.
Lukisan asli Albrecht Dürer pernah ditolak banyak museum
Sebetulnya, pria asal Boston itu telah mencoba mencari tahu nilai sebenarnya dari lukisan itu selama bertahun-tahun. Sayangnya, usahanya tidak menemui hasil karena ditolak berkali-kali oleh sejumlah kurator museum.
Keberuntungan datang setelah Clifford Schorer, seorang kolektor karya seni dan pemegang saham Agnews Gallery mengecek langsung lukisan tersebut. Schorer kemudian membawa lukisan itu ke sejumlah ahli untuk mengkonfirmasi usia kertas, tanda tangan dan watermark.
Keaslian dari lukisan itu telah dicek oleh Christof Metzger, kepala kurator di Gallery Albertina, Wina, Austria, bersama dengan mantan kurator British Gallery, Giulia Bartrum. Keduanya merupakan kurator terkemuka yang khusus mengamati karya Albrecht Dürer.
Awalnya Schorer ditawari pria Boston itu lukisan Dürer seharga 500 dolar AS atau sekitar Rp 7,1 juta. Namun, ketika dicek dan lukisan itu benar-benar asli karya Albrecht Dürer, Schorer memperkirakan nilai sebenarnya adalah sekitar 50 juta dolar AS atau setara Rp 711 miliar.
Lukisan itu diduga dibuat tahun 1503 oleh Dürer. Itu merupakan karya seni awal sebelum, lukisan Dürer yang fenomenal berjudul "The Virgin and Youngster with a Flower on a Grassy Financial institution". Kedua lukisan itu memiliki kesamaan pada objeknya.
Apa yang terjadi pada pria yang beruntung yang membeli lukisan 30 dolar AS? Dia tampaknya orang yang sederhana dan tidak ingin publisitas, tetapi hidupnya sekarang jauh lebih baik.
Schorer sudah memberi uang muka sebesar 100.000 dolar AS (Rp 1,4 miliar) dan akan menerima jumlah yang tidak diungkapkan lebih lanjut saat penjualan lukisan di Agnews Gallery telah selesai.
Itu adalah momen yang luar biasa ketika saya melihat (lukisan) Dürer.
Komentar
Posting Komentar